Peluang Cuan Saham Ramadan 2026, Ini Sektor yang Berpotensi Uptrend

Table of Contents
saham uptrend Ramadan

Marhaban ya Ramadan! Bulan suci ini bukan cuma waktu buat ibadah, tapi juga saatnya mencermati perubahan perilaku konsumen yang drastis. Di momen ini, perputaran uang biasanya meningkat tajam karena spending masyarakat untuk kebutuhan pokok, buka puasa bersama, hingga persiapan mudik melonjak drastis. Fenomena musiman ini seringkali memicu sentimen positif di pasar modal, terutama bagi emiten yang berhasil memaksimalkan revenue dari kenaikan permintaan tersebut.

Secara spesifik, potensi uptrend cenderung melirik sektor consumer staples dan retail yang kebanjiran permintaan produk makanan dan pakaian. Selain itu, emiten di bidang transportasi dan infrastruktur juga kerap mendapat angin segar menjelang arus mudik. Bagi kanu yang ingin melakukan buy on weakness atau sekadar rebalancing portofolio, sektor-sektor tersebut bisa masuk radar untuk memanfaatkan momentum capital gain selama bulan puasa hingga lebaran.

Adapun saham – saham tersebut adalah sebagai berikut;

HOKI (PT Buyung Poetra Sembada Tbk)
Sebagai produsen beras premium seperti Beras HOKI dan Super Belida, emiten ini sangat sensitif terhadap harga komoditas gabah. Pada penutupan saat tulisan ini dibuat, harga saham HOKI berada di Rp 78 per lembar, mengalami  kenaikan 2.63% dari harga sebelumnya.

JPFA. Saham ini milik PT Japfa Comfeed Indonesia, Tbk. Merupakan salah satu perusahaan agri-food terbesar dan terkemuka di Indonesia penghasil protein hewani berkualitas dan terpercaya seperti nuget dan sosis, salah satu produknya yang terkenal adalah So Good dan Sozzis. Harga sahamnya saat ini berada di Rp 2.380 per lembar.

CPIN. Saham ini berada dibawah PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, emiten yang berfokus pada industri penjualan makanan ternak,  pengolahan, pembibitan dan budidaya. Harga sahamnya saat ini Rp 4,330 per lembar naik 1,41%.

INDF. Merupakan kode saham dari PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, Emiten ini merupakan produsen dari berbagai jenis makanan dan minuman salah satunya Mie Instan Indomie. Harga saham INDF saat ini Rp 6,650 per lembar.

selama Ramadan potensi uptrend cenderung melirik sektor consumer staples dan retail yang kebanjiran permintaan produk makanan dan pakaian.

MAPI. Saham yang berada dibawah PT Mitra Adiperkasa Tbk yang merupakan sebuah perusahaan ritel mencakup sports, fashion, department stores, kids, food & beverage serta produk-produk lifestyle. Salah satu yang dikelolanya ada starbucks, Burger King dan SOGO. Harga saham per lembarnya Rp. 1,315.

UNVR. Merupakan kode saham dari PT Unilever Indonesia Tbk yang mana anak dari perusahaan dari Unilever. Emiten ini  memproduksi produk makanan, minuman, pembersih, dan juga perawatan tubuh salah satu produk unggulannya : Pepsodent, Molto, Lux dan Ponds. Harga saham UNVR sendiri saat ini Rp 2,240 per lembar naik 0,90%.

MYOR. PT Mayora Indah Tbk atau Mayora Indah adalah emiten yang berfokus pada produk konsumen seperti biskuit, permen, coklat dan sereal. Salah satu produknya yang cukup terkenal: Biskuit Better, permen Kopiko dan Astor. Harga saham ini adalah Rp 2,230 per lembar.

Memanfaatkan momentum Ramadan untuk berinvestasi memang bisa menjadi strategi yang menguntungkan jika dilakukan dengan analisis yang tepat. Namun, tetaplah bijak dalam mengambil keputusan dan sesuaikan dengan profil risiko mu, karena kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Selamat merencanakan investasi mu di bulan suci ini dan semoga portofolio mu terus tumbuh. Jangan lupa untuk tetap disiplin dan tidak terbawa arus panic selling jika terjadi fluktuasi pasar yang wajar.

Posting Komentar

www.domainesia.com
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
DomaiNesia